Kaleidoskop Para Personil Misanthropy Club Tersaji Dalam Album Kedua Berjudul ‘Death Trip’
Sumber foto : Diambil dari siaran pers Misanthropy Club
Album Death Trip yang merupakan kaleidoskop antar personil ini merangkum banyak sekali unsur dalam berbagai bentuk subgenre
Kembali sumbangkan nutrisi, gairah musik dari kancah independen kali ini dihiasi oleh salah satu unit alternatif yang melibas berbagai aliran musik. Berbasis di kota Padang, Misanthropy Club melepas album kedua sebagai rangkuman perjalanan mereka sejauh ini, termasuk salah satunya dalam bermusik. Dengan titel Death Trip, album kedua ini diisi dengan 11 track didalamnya dan telah beredar belum lama ini sejak 23 Juni 2023 secara digital di berbagai layanan pemutar musik online pada umumnya.
Keluar dari garis edar hingar bingar suasana musik yang saat ini sedang marak, Misanthropy Club datang beserta album keduanya sebagai anomali di tengah arus industri. Album Death Trip yang merupakan kaleidoskop antar personil ini merangkum banyak sekali unsur dalam berbagai bentuk subgenre seperti metalcore, hip hop, punk, phonk, trap metal, noise, hardcore, chiptune, nintendo core, hingga jungle terror. Sajian fresh juga mereka tunjukan secara lirikal dengan menerapkan gaya nerdy, wibu, kemudian dikemas dengan berbagai referensi pop culture, baik itu secara audio ataupun konteks dalam penulisan.
Sebelas nomor di dalamnya ini terdiri dari beberapa materi lama yang sebenarnya telah hadir tiga tahun kebelakang, diantaranya “They”, “Watch Your Back”, “Put On A Happy Face”, “Tetsuo”, dan “Apostle Killer” yang telah ada sejak tahun 2020. Dan sisanya merupakan materi segar yang mereka garap selama berproses mengaransemen dan bereksperimen untuk merampungkan seluruh materi album Death Trip ini yang lahir dari hasil operasi beberapa subgenre. Misanthropy Club meyakini bahwa album ini ibarat sebuah rollercoaster, karena pendengarnya tidak dapat menebak apa yang akan mereka hadapi selama perjalanan berlangsung.
“This World Shall Know Pain” didaulat sebagai track pembuka untuk album Death Trip, lagu ini bercerita tentang bagaimana manusia tidak akan pernah memahami satu sama lain karena alasan tertentu hingga akhirnya berujung pada penderitaan. Misanthropy Club membuka sisi gelap interaksi manusia dengan musik dubstep riddim serta interpolasi sempurna dari karakter ‘Pain’ dari serial anime dan manga “Naruto”.
Disampaikan Misanthropy Club, Death Trip akan membawa pendengarnya masuk ke dalam sebuah universe alternatif yang mengurung penghuninya lewat berbagai sistem. Hal ini mereka gambarkan pada lagu berjudul “Put On A Happy Face” yang berkolaborasi dengan melibatkan Reza Magistra (Limbx), mereka mencoba menggambarkan bagaimana sebuah sistem memaksa individu menerima apa yang sudah ditawarkan oleh sistem di atas apapun yang sudah terjadi mereka ditekan untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya mereka rasa.
Perjalanan album ini lalu ditutup dengan lagu berjudul “Devastate” yang seakan menjadi klimaks dari segala kemuakan, lagu ini menjadi penutup pamungkas lewat lagu ini juga menghadirkan ‘MISANTHROPIC MODE’. Misanthropy Club tidak hadir menjadi juruselamat seperti kebanyakan cerita komik populer, mereka adalah kelompok ‘vigilante’ yang hadir lewat gerakan-gerakan bawah tanah.
Death Trip diproduksi oleh Avin Prasetya Utana (Lisp), terkecuali pada lagu ke-7 “Atonement” yang diproduksi oleh Raka Aditya (Blaze). Mereka juga melibatkan beberapa musisi lain untuk berkolaborasi seperti Muhammad Akhdan Sytra (Adan Est), Zikran Maulana (Ghostygand), Arif Mulyadi (Soul Nervous), Reza Magistra (Limbx). Dalam pengerjaan album Death Trip ini, Misanthropy Club banyak dipengaruhi oleh nama-nama seperti Korn, Vein.fm, $UICIDEBOY$, Gulch, The Black Dahlia Murder, Meshuggah, dan Death Grips.
Dua hari setelah perilisan album Death Trip di platform digital streaming service, mereka berkolaborasi dengan Post Party Syndroma untuk melaksanakan tour dari Pulau Jawa hingga Bali. Tour ini sendiri terjadwal mulai dari 25 Juni - 2 Juli, meliputi kota-kota seperti Bandung, Yogyakarta, Solo, Bali, dan Jakarta.
Comments (0)