"Karnesha" dari Undelayed, Sebuah Persembahan untuk Sang Drummer yang Berpulang
Yudha Erlangga Putra, drummer dari kolektif musik Undelayed berpulang di pertengahan tahun 2020. Menyisakan kesedihan dan kehilangan yang dalam, Undelayed mempersembahkan "Karnesha" untuk mendiang yang berjasa besar bagi keberlangsungan band ini.
Kabar duka dialami oleh kolektif musik Undelayed. Di pertengahan 2020 lalu, sang drummer Yudha Erlangga Putra berpulang dan memberi pukulan berat bagi Undelayed. Yudha hadir hampir di setiap rilisan Undelayed, membuat kepergiannya memberi rasa kehilangan yang dalam bagi mereka. Menghabiskan waktu dengan nihil ide dan produktivitas, Undelayed akhirnya kembali ke studio tepat setelah dua bulan Yudha meninggal dunia dan menggarap sebuah lagu yang didedikasikan untuknya.
Sebuah single berjudul "Karnesha" jadi persembahan Undelayed bagi Yudha. "'Karnesha' jadi lagu yang sangat personal buat seluruh orang di band ini. Karena jujur kita sempet ngerasa kosong dan hampa pada awal kita nulis lagu ini, karena emang semua orang di band ini masih sangat terpukul sama kepergian Yudha. Rasa sedih, marah dan sakit yang kami semua rasain setelah beliau pergi kami keluarin semua di lagu ini. Bisa dibilang 'Karnesha' adalah lagu yang paling sedih dan sulit yang pernah kami tulis," ujar sang vokalis, Yanuar Rizky dalam siaran pers.
Untuk "Karnesha", Undelayed masih memainkan musik alternative rock dan metalcore dengan campuran nuansa pop a la band lokal. Kepergian Yudha membawa kembali dua anggota band yang dulu ada di Undelayed, yaitu Davian Raditya dan Bagus Wirabrata. Kini, Undelayed beranggotakan Yanuar Rizky (vokal), Davian Raditya (gitar), Dzikri Mufidi (gitar), Raga Maharasta (bas & vokal) dan Bagus Wirabrata (drum).
"Karnesha" digarap di Soundpole Studios dan pengerjaannya dipercayakan pada Wisnu Ikhsantama, sosok kawakan yang dipercaya banyak band seperti Hindia, .Feast dan Reality Club. Lagu ini dirilis dalam format video klip yang ditayangkan melalui kanal YouTube UNDELAYED.
Comments (0)