Kehangatan Dalam Hidup Kara Chenoa Tertuang di EP ‘Sunkissed’
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Kara Chenoa
Di keempat lagu dalam EP ‘Sunkissed’ ini merupakan simbolisasi matahari yang tampil dalam cara-cara yang beragam
Menuliskan kata kolaborasi hal tersebut kemudian seakan menjadi identik dengan seorang penyanyi bernama Kara Chenoa. Pasalnya penyanyi independen asal Jakarta ini dikenal melalui berbagai karya kolaborasinya di beberapa lagu seperti “Let’s Not Talk Too Much”( bersama Teza Sumendra), “Call My Name” (bersama Midnight Quickie dan Bleu Clair), “Ex-Cuses” (bersama Kenny Gabriel dan Rizkia Larasati) dan karya-karyanya bersama Jevin Julian (“Baj”, “No Clue”). Namun, seolah ingin mengukuhkan namanya sebagai seorang solois Kara Chenoa kemudian merilis EP perdananya yang berjudul Sunkissed.
Diakui olehnya jika perilisan EP ini berawal dari keluh kesal pandemi, di mana hal tersebut menjadi trigger bagi Kara Chenoa untuk menumbuhkan rasa pantang menyerah dan menumbuhkan harapan lewat analogi matahari, lengkap dengan esensi yang dia pahami. Kara Chenoa kemudian menceritakan berbagai rupa kehangatan dalam hidupnya dalam lagu-lagu yang dia buat dalam EP ini. Matahari dan kehangatan ini tidak hanya diartikan secara harfiah namun juga dijadikan simbol untuk sumber dukungan dan sandaran yang bisa dirasakan meskipun matahari sudah terbenam. Di keempat lagu dalam EP ini merupakan simbolisasi matahari yang tampil dalam cara-cara yang beragam.
EP Sunkissed dirilis dan didistribusikan secara independent oleh Kara Chenoa melalui label Clay Records. Menarik pula untuk dituliskan, ke empat lagu dalam EP ini itulis oleh Kara Chenoa dengan arahan musik oleh Monty Hasan, yang berperan sebagai produser eksekutif, beserta bantuan rekaman dan mixing oleh Rizky Argadipraja (GreyBox) dan Harsya Wahono, dan mastering oleh Harsya Wahono dan MSSVKNTRL. Penasaran seperti apa EP perdana dari Kara Chenoa ini? Simak melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)