Kemunculan Satu Grup Indie Potensial Asal Bandung, Ping Pong Club

Kemunculan Satu Grup Indie Potensial Asal Bandung, Ping Pong Club

Berbarengan dengan perkenalannya, Ping Pong Club melepaskan dua materi demo untuk dapat disimak oleh penikmat musik indie. 

Bandung, kembali menelurkan satu grup Indie Pop baru yang berpotensial. Mereka bernama Ping Pong Club. Namun, jangan terlalu memperhatikan dari namanya yang sangat era kaitannya dengan olah raga tennis meja itu, tapi simak dibalik itu yang tak lain dan tak bukan adalah materi musiknya. Sebelum membahas lebih jauh, grup ini masih berumur sangat muda tepatnya dibentuk pada bulan-bulan akhir tahun 2017. Didalamnya pun berisikan empat personil yang mempunyai proyek lain masing-masingnya. Seperti pada vokal diisi oleh Hariz Lasa (Trou/Diocreatura), gitarnya digenjrengkan oleh Muhammad Rizky ‘kids’ (mantan personil God Morning Breakfast), penabuh drum oleh Satrio Adi Nugroho ‘Komeng’ (The Schuberts/National Perks), dan sebagai pemanis Fasya Suryadini berposisi pada synthesizer (Curly Sound). Sebagai bentuk perkenalannya, grup ini pun baru merilis demo berisi dua lagu yang berjudul “Skylight” dan anthem single “Venetian Blinds”.

Secara musikal, band ini cukup segar memainkan genre Indiepop, terutama untuk era sekarang di Indonesia. Bukan maksudnya memuji secara berlebih, tapi memang benar adanya. Seperti pada vokalnya, Hariz menyanyikan dua lagu yang telah dirilis dalam demonya dengan sangat santai dan tidak terlalu memaksakan. Bisa dikatakan mirip ketika Satria N.B bersama Pure Saturday untuk teknik vokalnya. Lalu, untuk bagian gitarnya, Kids banyak melakukan improvisasi dengan petikan-petikan Jangly Pop dan genjrengan gitar bernada renyah dan lembut. Bagitu juga ketukan drumnya pun berbeda, maksudnya Komeng memainkannya dengan tempo up beat. Dan sebagai pembungkus yang rapi, Fasya menekan tuts demi tuts dari alat synthesizer mungilnya dengan sangat baik dan menjadi pemanis dari keseluruhan instrument yang dimainkan oleh tiga personil Ping Pong Club lainnya. Ini baru demo, sudah sematang ini, entah bagaimana jadinya jika bermuara ke EP atau album. 

Kehadiran grup seperti Ping Pong Club ini menjadi kehausan untuk beberapa pihak, terutama penikmat musik seperti Indie Pop/Twee Pop/Jangly Pop. Berharap, kemunculan grup berpotensial seperti Ping Pong Club ini tidak terhenti dari mereka, melainkan segera menjamur. Khususnya Bandung, sempat mengalami arus musik yang sangat baik mengenai genre satu ini, tepatnya era 90’an dengan Pure Saturday, Cherry Bombshell atau La Luna. Jika ingin mendengarkan lebih jelas seperti apa materi yang ditawarkan oleh Ping Pong Club. Mereka telah melepaskan dua demo berisi lagu “Skylight” dan “Venetian Blinds” di kanal Bandcamp resmi milik mereka. 

Foto diambil dari Press Kit yang dikirimkan oleh Ping Pong Club 

BACA JUGA - Cleve, Penyelamat Indie Pop dari Ibukota

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner