KPR Mengikat Kedalaman Emosional dalam Album Kelima ‘KOMA’

KPR Mengikat Kedalaman Emosional dalam Album Kelima ‘KOMA’

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Kelompok Penerbang Roket

Album ini menjadi bukti bahwa Kelompok Penerbang Roket masih melaju kencang dan terus memberikan karya terbaik mereka

Marwah musik rock yang dipancarkan oleh KPR (Kelompok Penerbang Roket), kembali dipertaruhkan setelah mereka merilis album kelima yang diberi judul KOMA. Album penuh yang dilengkapi oleh tujuh materi lagu di dalamnya ini, tak hanya dihujani energi yang besar akan tetapi diikat dengan emosi yang dibangun kuat di hampir seluruh materi yang ditulis Rey Marshall, sang gitaris.

Sebelum album KOMA dihempaskan ke bumi untuk dinikmati khalayak luas, KPR terlebih dahulu memperkenalkan tiga single berjudul “PERMISI”, “Budak Adiksi”, dan “Sesa(a)t” sebagai pemanasan. Ketiga single tersebut diterima dengan baik dan mencuri perhatian para pendengar juga penggemar musik rock tanah air, sekaligus menjadi sinyal positif bahwa album terbaru mereka yang layak dinantikan.

Tracklist album KOMA meliputi, “Budak Adiksi”, “Angin di Gawang”, “Sesa(a)t”, “Pandir”, “Katalis”, “Tanah Siapa?”, dan “PERMISI”. Selain Rey Marshall, Rizma Arizky turut berkontribusi dalam penulisan lirik untuk lagu “Sesa(a)t” dan “PERMISI”, sementara untuk lirik “Budak Adiksi” ditulis oleh Eka Annash. Proses penggarapan vokal dipoles sempurna oleh Anda Perdana sebagai vocal director, memberikan kedalaman emosional di lagu dalam album KOMA.

KPR memilih diksi ‘koma’ sebagai judul album untuk menggambarkan filosofi perjalanan bermusik mereka. Diakui KPR, ‘koma’ bukanlah akhir seperti titik, melainkan jeda sebelum melangkah lebih jauh. Melalui album kelima ini, KPR ingin menyampaikan bahwa mereka akan terus berkembang, terus berkarya, dan masih punya banyak cerita yang ingin KPR bagikan.

Tiga single yang diperdengarkan lebih awal, “PERMISI”, “Budak Adiksi”, dan “Sesa(a)t” menjadi garis edar yang merujuk pada arah musikal KPR dalam album kelima KOMA. Dari kritik sosial tajam hingga eksplorasi personal yang menyentuh, menjadikan album ini terasa lebih dalam dan emosional, tanpa kehilangan ciri khas rock mentah dan penuh energi dari KPR. Lagu-lagu lainnya seperti Pandir dan Katalis melengkapi pengalaman ini dengan suara dan cerita yang tak kalah kuat.

Album kelima dari KPR yang berjudul KOMA telah beredar sejak pertengahan bulan November 2024 melalui berbagai layanan digital streaming musik pada umumnya, seperti Spotify. KPR menyampaikan, album ini menjadi bukti bahwa Kelompok Penerbang Roket masih melaju kencang dan terus memberikan karya terbaik mereka.

BACA JUGA - NYALLA Rilis Single “Menua” untuk Curahkan Kerinduan

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner