"Let It Swing", Materi Penanda Transisi Musikalitas dari ikkubaru
Single sekaligus video klip "Let It Swing" dirilis oleh ikkubaru. Ini menjadi materi teranyar dan penanda dari transisi musik yang mereka usung. Lagu ini juga merupakan materi untuk album terbaru yang akan mereka rilis.
Bagi para penikmat musik ikkubaru, ada baiknya telinga kalian disiapkan untuk sesuatu yang baru. Jika sebelumnya nuansa city-pop menjadi warna utama, ada gaya bermusik lain yang ikkubaru tawarkan dan dapat disimak di rilisan terbarunya. Tanggal 21 September 2018 lalu, mereka merilis single sekaligus video klip yang berjudul “Let It Swing”. Di lagu ini lah ikkubaru memperkenalkan gaya sophisti-pop sebagai warna yang sekarang mereka minati, melepaskan nuansa musik sebelumnya secara perlahan. Meski begitu, mereka menyatakan bahwa benang merah dari musik ikkubaru tetap mereka pertahankan.
Muhammad Iqbal (vokal, keyboard dan gitar), Rizki Firdausahlan (vokal, gitar), Muhammad Fauzi Rahman (bass) dan Banon Gilang (drum) sebagai pemerkuat ikkubaru menjelaskan mengenai transisi musikalitas mereka. Diwakili oleh sang vokalis, ikkubaru memaparkan: “Lagu ini merupakan salah satu simbol perubahan musikal di album ikkubaru berikutnya. Nuansa city-pop yang melekat pada album ‘Amusement Park’ tidak lagi menjadi sajian utama. Sekarang kami lebih mengemasnya secara variatif (kolase) dan bersifat kontemplatif. Banyak pula mawas dirinya, dan hal ini kemudian mengarah kepada pendewasaan diri dari masing-masing personel, baik secara musikal maupun hal-hal di luar musikal”. Pernyataan ini disertakan dalam rilisan pers.
Secara tema, sang vokalis yang juga merupakan pencipta lagu “Let It Swing” menyatakan bahwa lagu ini merupakan penggambaran dari mimpi yang dikorelasikan dengan lika-liku perjalanan kehidupan, baik manis maupun pahit. Lalu, ia menafsirkan kisah tersebut dalam sudut pandang yang positif. “…Bukankah dulu kita pernah menangis lalu tersenyum? Kalau sekarang harus ada air mata dan ketika jalan hidup dirundung gelap, yakinlah esok mentari masih kan bersinar,” paparnya.
Untuk visualisasi “Let It Swing”, ikkubaru bekerja sama dengan sebuah production house bernama Nokku Nokku dengan Prama Yodha yang memegang kendali utama. Mereka juga menggandeng Sarah Ashby untuk menjadi main talent, di mana ia menggambarkan tentang perjalanan seorang perempuan ketika pulang ke kampung halaman. Konsep ini berangkat dari nuansa yang terkandung dalam lagu ini, dibaluti suasana musim panas.
Kembali pada lagu “Let It Swing”, ada sentuhan dari Aldi Nugraha dan Wishnu Maul (bagian dari Salamander Big Band) yang mengisi departemen trompet. Sementara untuk proses mixing, mereka menunjuk Alif Rizky, dan proses mastering digarap oleh sang vokalis. Lagu yang direkam di Reds Studio, Bandung ini merupakan penanda untuk album kedua ikkubaru yang akan dirilis di akhir tahun 2018. Nama album ini masih dirahasiakan, karena kembali lagi, album ini masih berkaitan dengan pembaruan ikkubaru secara musikal.
Comments (0)