Lightcraft & Ikkubaru Hadirkan Soundtrack Kehidupan dalam Single Kolaboratif “Tell Me”
Unit pop kontemporer antemik asal Jakarta, lightcraft, kembali meramaikan skena musik Indonesia dengan karya baru bertajuk “Tell Me”, sebuah kolaborasi emosional bersama musisi dan produser city pop kenamaan, Muhammad Iqbal dari ikkubaru. Lagu ini resmi dirilis pada 6 November 2024 dan menjadi penanda evolusi musikal yang terus menerus dilakukan lightcraft, dengan warna baru yang memadukan city pop, deep house, dan atmosfer sinematik penuh perasaan.
Di tangan Iqbal, “Tell Me” tidak hanya menjadi proyek kolaborasi biasa. Ia turut menjadi produser, memainkan gitar, keyboards, serta synthesizer, dan bahkan menyumbangkan backing vocal bersama sang istri, Mirna Nurmala, menciptakan lapisan emosi yang intim dan penuh nuansa. Lagu ini berakar dari percakapan mendalam sang vokalis lightcraft, Imam Surataruna, dengan seorang teman di sebuah konferensi internasional—momen yang membuka ruang refleksi tentang kecemasan, ketidakpastian, dan kebutuhan untuk diyakinkan bahwa segalanya akan baik-baik saja.
“Saya selalu meragukan diri saya sendiri, tetapi yang saya butuhkan hanyalah seseorang untuk sekedar meyakinkan saya bahwa semuanya akan baik-baik saja,” ungkap Imam.
Lirik “Tell Me” membawa nuansa pengakuan batin, keputusasaan yang lembut, serta permohonan yang sangat manusiawi—sebuah pencarian atas penghiburan di tengah keraguan yang sering kali membelenggu. Sentimen ini dibungkus dalam produksi yang mengalir lembut, dimulai dengan tempo lambat lalu bertransformasi menjadi dentuman deep house pada paruh kedua lagu. Hasilnya adalah lagu yang terasa seperti soundtrack akhir film penuh emosi, atau momen reflektif dalam perjalanan malam hari yang sunyi.
Kerja sama dengan Ikkubaru sendiri bukanlah sesuatu yang tiba-tiba. Kedua musisi sudah sering berbagi panggung dan bahkan tampil bersama di pernikahan Imam. Iqbal memilih satu dari sekian banyak demo yang dikirimkan lightcraft, dengan nama file yang unik: “New Song Idea 25”. Lagu tersebut langsung berbicara padanya dan menjadi dasar dari karya yang sekarang bisa kita dengarkan sebagai “Tell Me”.
“Saat saya mendengarkan demo mereka, hal pertama yang saya perhatikan adalah progresi kunci. ‘Tell Me’ cukup sederhana, sehingga banyak ruang untuk bereksperimen,” ujar Iqbal.
Lagu ini juga menjadi wujud eksplorasi sonik yang lebih dalam bagi lightcraft, memadukan pengaruh dari Tatsuro Yamashita, Mariya Takeuchi, Coldplay, Rüfüs Du Sol, hingga Fred Again.. dan Lastlings. Nuansa itu terekam kuat dalam aransemen lagu yang membawa nuansa city pop yang elegan dan elektronik modern yang menghipnotis.
Lagu ini pun semakin istimewa dengan video musik bergaya retro-modern garapan Reksa Fajar, sahabat lama lightcraft. Bertempat di Studio Dikala, video ini menyajikan atmosfer intim dengan pencahayaan minimalis dan referensi visual yang merujuk pada era kejayaan Spandau Ballet dan Simple Minds. Dari kecemasan yang mengikat di awal, video berubah menjadi selebrasi hangat di bagian akhir—cerminan dari dualitas emosi yang dibawa oleh lagu ini.
Tak ketinggalan, foto artwork yang diambil oleh Glendy Elbricts dari Ruang Creative mempertegas tema tersebut. Gambar para personel band bersandar pada dinding dalam pose ragu tapi tetap berdiri tegak menjadi metafora visual tentang menghadapi ketakutan dengan keberanian.
“Tell Me” juga menjadi penanda kembalinya lightcraft ke panggung musik Jepang, dengan membawakan lagu ini secara langsung di M Festival 2024 dan beberapa pertunjukan di Tokyo. Sambutan penonton Jepang menjadi bukti bahwa pesan personal yang dikemas dalam musik yang hangat dan dansabel ini punya resonansi lintas budaya.
Dipoles akhir oleh Miguel Lim di Cebu, Filipina—yang juga mengerjakan single mereka sebelumnya “Coming Home”—lagu ini menunjukkan keberanian lightcraft untuk menantang batasan kreatif mereka sendiri.
Jika kamu tengah mencari lagu yang terasa personal, menenangkan, sekaligus memukau secara produksi, maka “Tell Me (feat ikkubaru)” adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Single ini telah tersedia di seluruh platform musik digital mulai 6 November 2024.
Comments (0)