"Mencumbu Yang Hilang", Membuai dalam Frekuensi Harmonis Garapan Diksi Alam

Artwork didapatkan dari siaran pers. Kredit tidak disertakan.

Gemuruh rintihan seolah melontang tinggi tanpa ada arahan yang jelas. Bahkan tindakan manusiawi pun kelak mencabut diri, menutup mata kepada Alam Semesta. Suara alam, mengerang untuk meminta pertolongan. 

Di bawah label mandiri Strangest Records – Diksi Alam yang merupakan proyek solo dari bassis Kalabiru – Rizky Ramadhan mengeluarkan single perdana berjudul “Mencumbu yang Hilang”.

Dengan balutan folk psikdelik yang menghipnotis, lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang sedang bercumbu dengan ingatan. Mengintip penuh rayu untuk tidak begitu saja melupakannya. Menggiring perlahan semua rasa yang pernah ada agar kembali  mengelora. Tersaji kepada handai taulan semua, tuan puan petikan merdu gitar akustik bersanding dengan tabuhan perkusi yang sederhana  dan diselimuti oleh nuansa lembut dari synthesizer, serta dawai merdu instrumen biola yang menyihir pendengar dalam  buaian  aarahan frekuensi yang harmonis.

“Pada bulan Februari yang menjadi sombolisasi dari bulan kasih sayang, lagu ini diciptakan untuk mengenang kisah-kisah lama dari hubungan seseorang terhadap hal apapun yang mempunyai nilai penting dalam kehidupan mereka. Terkadang, ingatan-ingatan tersebut seakan memanggil kembali untuk dikenang” tutur Rizky Ramadhan, Diksi Alam.

Selanjutnya, Diksi Alam juga berencana untuk menampilkan video musik yang akan tayang pada bulan Maret.

BACA JUGA - Mansen Munthe, Meditasi dan Lahirnya Lagu "Lupa"

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner