Menolak Berhenti Karena Pandemi, Orkes PSK Lahirkan ‘GENERASI TIKoTOK’
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Orkes Pemuda Suka Klabing (Orkes PSK)
Album kedua Orkes Pemuda Suka Klabing yang berjudul ‘GENERASI TIKoTOK’ seakan menjadi bukti eksistensi mereka pasca merilis album perdananya, 'Menuju Gadun'
Grup orkes Pemuda Suka Klabing (selanjutnya disebut PSK) dibentuk dari hasil kesepakatan untuk mengeksplorasi musik orkes, yang saat itu di Bandung hampir jarang didengar oleh anak muda, atau bahkan orang tua sekalipun. Mereka melihat adanya kekosongan genre musik orkes ini, hingga kemudian mereka olah sedemikian rupa dengan -salah satunya- memasukan unsur synthesizer kendang elektrik, lewat gabungan musik reggae dan bebunyian melodi gitar khas musik orkes.
Seiring perjalanan bermusiknya, grup ini memperkenalkan diri dengan merilis beberapa buah single, mini album, dan full album. Namun seakan tidak ingin berpuas diri terlalu dini dengan pencapaian single dan albumnya, grup orkes ini terus menyalakan api kreasinya dengan terus melahirkan karya. Yang terbaru mereka datang dengan album keduanya yang diberi judul GENERASI TIKoTOK. Perilisan album ini makin lengkap dengan peluncuran video klip untuk single “Sabar”, yang juga terdapat di album tersebut.
Perilisan album GENERASI TIKoTOK bisa dibilang menjadi episode baru perjalanan bermusik Orkes PSK, dengan semua dinamika dan pola kreasi seru yang mereka sajikan. Album keduanya ini juga seakan menjadi bukti eksistensi mereka pasca merilis album perdananya, Menuju Gadun. Tentang proses kreatifnya sendiri diakui oleh mereka jika album GENERASI TIKoTOK ini tampak berbeda dengan album sebelumnya. Proses pengerjaan album kedua di tengah pandemi ini tidak membuat mereka ‘berhenti’ berkarya. Sebaliknya, banyak kegiatan yang mereka lakukan dalam platform media sosial mereka (instagram hingga Youtube), seperti misalnya konten podcast yang sering melibatkan banyak musisi/artist hingga selebgram sebagai kolaboratornya.
Sebagai catatan, Orkes PSK yang dibentuk pada tanggal 17 Mei 2017 ini terdiri dari 7 orang personel yang mengusung musik bernama “Orkes Masa Gini’. Konsep dari grup ini dibentuk oleh para personil Orkes PSK sendiri, yakni Gumlay (vokal), Ophe (gitar), Nay (drum), Ade (kendang & perkusi elektrik), Gian (gitarlele), Angky (bass), dan Vicka (keyboard).
Lebih kurang empat tahun berdiri sebagai kolektif musik, grup ini kemudian menguatkan pijakannya dengan bergabung ke management dan label baru, yaitu Go Music, di bawah naungan RPM. Mereka berharap pada awal tahun 2022 bisa membuat mini concert di Eropa. Namun sebelum mereka mewujudkan hal itu, langkah awal yang mereka lakukan untuk mewujudkan harapannya, di awali dengan mengambil hati pendengar dengan lagu-lagu yang berhubungan dengan kehidupan sosial. Satu hal yang cukup kentara tergambar dalam judul lagu-lagu mereka yang unik dan menggelitik, dari mulai “Sabar”, “Hayang Kasep”, “Satu Botol Lagi Jalangar”, “Togel”, hingga “ANJELO”.
Lewat materi lagunya tersebut mereka memastikan hal itu akan punya tempat di hati para pendengar musik (khususnya orkes), karena liriknya yang sederhana dan mudah dicerna. Namun sebelum menikmati keseluruhan lagu di album GENERASI TIKoTOK, simak terlebih dahulu video klip “Sabar” melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)