Perkenalan Deathcore Ala SHEOL Melalui Video Musik “Occurred”
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers SHEOL
SHEOL meramu musik deathcore bernuansa kegelapan dan horror yang dikemas dan ditawarkan menjadi warna baru dari band bergenre deathcore ini
Salah satu sub genre death metal yang paling sexy diminati para pecinta musik metal berusia muda adalah deathcore. Perkawinan antara metalcore dan deathmetal ini dirasa cukup menarik dan lebih diminati, tapi tidak kalah kelam dengan sub genre deathmetal lainnya. Bandung sebagai penghasil band-band death metal berbahaya tidak absen juga melahirkan band deathcore yang cukup diperhitungkan.
Salah satu band yang baru saja lahir ini dibentuk oleh orang-orang lama yang mencoba membawa warna deathcore yang berbeda dalam lagu-lagu yang mereka tawarkan. Dixie sang vokalis yang sebelumnya tergabung dengan band Dead With Falera dan Wira, seorang bassis yang mempunyai ciri khas permainan bass kidal yang sebelumnya tergabung dengan Auticed ini meramu musik deathcore bernuansa kegelapan dan horror bersama Abdul (gitar) dan Frizi (drum). Eksplorasi skill setiap personilnya tergambar dalam peramuan komposisi yang menggabungkan unsur deathmetal, modern metal, technical dan groove ini berhasil dikemas dan ditawarkan menjadi warna baru dari genre deathcore lewat wadah bermusik mereka yang bernama SHEOL.
18 Februari 2022 adalah tanggal yang dipilih mereka untuk meluncurkan single pertamanya yang berjudul “Occurred”. Lagu ini sendiri menceritakan tentang seseorang yang kehilangan kepercayaan terhadap segala aspek kehidupan dan mencoba untuk mencari jati diri, akan tetapi dalam pencarian jati diri tersebut menemukan kegelapan dan semakin tidak terkendali serta tidak mempercayai akan adanya ketuhanan yang menjadikannya terlahir sebagai jiwa terkutuk.
Lagu “Occurred” dipilih sebagai single yang mereka keluarkan sebagai perkenalan musik dan personal member didalamnya. Sebagai tambahan informasi, saat ini SHEOL tengah bersiap untuk meluncurkan EP pada pertengahan tahun 2022 ini.
Lagu dengan isian musik menarik ini dikuatkan pula dengan sajian video klipnya yang menyuguhkan nuansa horror dan terkesan gahar demi berusaha menyampaikan pesan didalamnya. Disamping itu, SHEOL memiliki keinginan untuk meramaikan scene deathcore di Indonesia, terutama melalui musik serta visualisasi bagi para penikmat musik metal dengan menggandeng label Omegawave dari Bandung. Dalam perilisiannya ini Sheol dapat memberikan ‘kegelapan’ untuk industri musik metal tanah air. Klip tersebut bisa dinikmati melalui kanal Youtube Omegawave Asia. Simak video klipnya melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)