Rangkuman Perjalanan Bolonk Tersaji dalam EP Terbarunya ‘Karmaphala’

Rangkuman Perjalanan Bolonk Tersaji dalam EP Terbarunya ‘Karmaphala’

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Bolonk

‘Karmaphala’ menjadi media bagi Bolonk untuk memaparkan isu-isu sosial yang mereka rekam dan dikemas dengan musik Hardcore era 90an. Penulisan lirik yang sederhana turut terkandung dalam EP berisi empat lagu ini

Pola kreativitas yang disajikan oleh para pelaku musik ranah arus pinggiran selalu punya hook yang menarik atensi. Dari waktu ke waktu, segala macam rilisan yang hadir dari berbagai macam genre di arus ini punya warna yang tak kalah berkualitas dari arus utama, atau bahkan musik arus pinggiran memiliki warnanya sendiri. Patut diorbitkan lebih jauh, sebuah band veteran asal Sukabumi, Bolonk, secara ekslusif merilis karya terbarunya dengan titel Karmaphala.

Band Metal Hardcore berusia 25 tahun ini digawangi oleh Eric (Vokal), Agung (Gitar), Ocep (Gitar), dan Hendry (Drum), dengan dukungan dari Fauzy Hikmatussalam (Pusakabumi record) & Moh. Ramdan (Crowded records) yang lagi-lagi secara eksklusif Bolonk merilis karya mereka dalam bentuk fisik dan digital. EP Karmaphala ini berisikan segudang cerita pengalaman mereka yang sudah lalu-lalang di dunia musik bawah tanah.

“Kenapa kita menamai EP ini karmaphala? karena kita tuh sudah banyak cerita rencana – rencana dan baru di tahun ini (bisa terlaksana). Kalau diartikan karma itu perbuatan atau akhir, phala itu berarti buah atau hasil, jadi EP ini hasil perbuatan yang kami lakukan.” jelas Bolonk.

Karmaphala menjadi media bagi Bolonk untuk memaparkan isu-isu sosial yang mereka rekam dan dikemas dengan musik Hardcore era 90an. Penulisan lirik yang sederhana turut terkandung dalam EP berisi empat lagu ini. 

Di buka dengan “Before & After”, Bolonk Mencoba menceritakan perjalanan pencarian jati diri seseorang yang penuh dengan kesengsaraan, kesedihan karena kepahitan dan kerendahan hati, dilanjut “Dramatic” berkolaborasi dengan salah satu vokalis asal sukabumi Faizal (Angel of Death). Lagu ini adalah bentuk kekesalan kepada orang munafik yang penuh dengan kebohongan dan omong kosong. Single “Love Kill” yang sempat rilis di tahun 2022 lalu juga turut mengisi daftar isi mini album, ditutup dengan “Terbujur Kaku”, yaitu ekspresi mengalahkan keangkuhan yang penuh dengan keterpurukan. 

Proses produksi yang digarap di TR Studio, Earpoluiton Studio & Roomour Studio oleh wig, Doni, Bayu, Ari, Jams (Dialog Senja) & Raden (Dialog Senja) turut menjadi sejarah penting di balik pembuatan album ini. Artwork berupa foto juga digarap oleh dua rekanan Bolonk, Andika Putra & Abdi Fahmi.

EP Karmaphala ini dapat dinikmati dalam waktu dekat, baik format digital maupun rilisan fisik.

BACA JUGA - Fatality Layangkan Protes Keras terhadap Peristiwa Memuakan Masa Pandemi melalui Single “Di Luar Nalar”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner