Rilis Debut Album, Rasukma Suarakan Keresahan dalam Sembilan Lagu

Rilis Debut Album, Rasukma Suarakan Keresahan dalam Sembilan Lagu

Foto didapatkan dari siaran pers. Kredit foto: Aldy Irfan & Kelvin Fadilah (Rana Kolektif)

Setelah dua tahun memberi ancang-ancang lewat perilisan single hingga menginjak single ke-empat "Diam Itu Tak Melulu Emas" dirilis pada 20 Maret 2020, duo folk-pop asal Bandung, Rasukma akhirnya resmi merilis album perdana. Menunjuk tanggal 17 April 2020, Rasukma merilis album bertajuk Inti Bumi. Album ini direkam dan melewati proses mixing-mastering di Red Studio, Bandung dengan menggandeng Ade Tonefreak.

Sembilan lagu yang terdapat dalam Inti Bumi berturut-turut adalah "Inti Bumi", "Kian Dalam", "Diam Itu Tak Melulu Emas", "Rasukma" (feat. Afif Mustache and Beard & Estu Hning), "Ritus Peralihan", "Yang Berlalu Biar Berlalu", "Tolong! Kami Butuh Bantuan!", "Balada Sang Keju" dan "Isi Hati". Khusus untuk "Kian Dalam", "Yang Berlalu Biar Berlalu", dan "Tolong! Kami Butuh Bantuan!" Rasukma merekam ulang dengan melakukan beberapa penyesuaian di aransemennya.

Rasukma menyuarakan keresahan terhadap lingkungan sekitar lewat kata, nada dan irama di Inti Bumi. Komposisi musik yang sederhana adalah pilihan Rasukma untuk mengekspresikan karyanya. Dalam penggarapan album Inti Bumi, duo ini mendapat bantuan dari beberapa kawan untuk mengisi bagian vokal, gitar, bas, cajon, kazoo, egg shaker dan pianika. Sementara untuk artwork mereka percayakan pada Bonifasius Bhaskara.

BACA JUGA - Peringati Satu Tahun Single “Inti Bumi”, Rasukma Rilis Sebuah Video Klip

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner