Rosemary Kembali Diseret Ke DCDC Pengadilan Musik

Rosemary Kembali Diseret Ke DCDC Pengadilan Musik

Sumber foto : Diambil dari official fanpage Facebook Rosemary

Dengan perilisan album Letter To Friends membuat Rosemary mendapat perhatian khalayak banyak, tak terkecuali Budi Dalton dan Pidi Baiq, yang membuat Rosemary kembali dijadikan terdakwa di Pengadilan Musik edisi ke-33. 

Lebih dari dua dekade berkarir di dunia musik, pencapaian yang ditorehkan oleh Rosemary terbilang cukup banyak, seperti salah satunya dengan perilisan album terbaru mereka berjudul Letter To Friends, yang mana didalamnya juga menyajikan sebuah single berjudul “Come On”, yang sudah dirilis beberapa waktu lalu. Dengan karyanya tersebut, suka atau tidak membuat Rosemary mendapat perhatian dan apresiasi dari khalayak banyak, tak terkecuali Budi Dalton dan Pidi Baiq, yang membuat band yang identik dengan skateboard ini kembali dijadikan terdakwa di Pengadilan Musik edisi ke-33, setelah sebelumnya, pernah merasakan kuris panas pengadilan pada tahun 2016 lalu. Disini, mereka harus mampu membuktikan bahwa apa yang ia lakukan di ruang musik memang layak untuk dikonsumsi oleh khalayak banyak, dan harus mampu bertahan dalam mempertanggungjawabkan karya-karya yang sudah dihasilkan.

Pengadilan Musik adalah salah satu program dari DjarumCoklat Dot Com (DCDC) yang secara rutin mengundang dan mengkaji materi-materi terbaru dari band dan musisi independen tanah air yang aktif dalam membuat karya. Lewat program ini, mereka akan menyandang predikat sebagai Terdakwa, dan harus menghadapi berbagai tuntutan yang dilontarkan oleh Jaksa Penuntut. Jika mereka berhasil berbicara atas nama karya, mereka akan bebas dari tuntutan dan materi mereka akan dinyatakan layak untuk dikonsumsi oleh publik.

Rosemary akan diadili di Pengadilan Musik pada hari Sabtu, 29 Juni 2019 di Kantinnasion Rumah The Panas Dalam, Jalan Ambon No. 8A, Bandung. Mereka akan diadili oleh dua Jaksa Penuntut, yaitu Budi Dalton dan Pidi Baiq. Kursi Pembela akan ditempati oleh Yoga (PHB) dan Ruly Cikapundung. Pengadilan akan dipimpin oleh seorang Hakim yaitu Man (Jasad) dan jalannya persidangan akan diatur oleh Soni Bebek sebagai Panitera.

Pengadilan Musik dapat disaksikan secara langsung dengan melakukan booking passport atau melalui live streaming. Kedua fasilitas untuk menyaksikan Pengadilan Musik tersebut dapat diakses melalui situs DjarumCoklatDotCom (DCDC).

BACA JUGA - Pemuda Harapan Bangsa diseret ke Pengadilan Musik

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner