Segera, Penutupan Album Trilogy dari Humiliation
Setelah merilis Savior of Human Destruction (2012) dan Fatamorgana (2015), Humiliation kembali masuk dapur rekaman untuk merampungkan album ketiga mereka. Album ini akan dinamai Karnaval Genosida, dan merupakan penutup dari konsep trilogi dari dua album sebelumnya. Menurut Adam (vokal) dalam rilisan persnya, album ini masih bercerita seputaran hubungan manusia dan Tuhannya. Tema ini adalah tema yang memang mereka angkat sejak dua album sebelumnya dirilis dan disebar ke khalayak luas.
Selain itu, Firman (bass) pun turut menyatakan pandangannya tentang album ini. Menurutnya, Humiliation sedang menceritakan kondisi manusia milenial yang “beralih Tuhan”, karena teknologi yang sudah semakin canggih. Kuasa teknologi yang mudah mengubah persepsi banyak orang menguasai banyak benak manusia, dan pada akhirnya hakikat kehidupan sosial yang seharusnya, yang merupakan titah dari Tuhan yang sebenarnya cenderung dikesampingkan. Terlalu banyak hal negatif yang berkembang dan diaminkan karena power teknologi yang disalahgunakan.
BACA JUGA - Buang Jauh Persepsi Thriller, Hahawall Lebih Mematikan Kali Ini!
Mengenai album ini, Adam bercerita seputar proses kreatifnya. Ia memaparkan bahwa album ini menyajikan materi yang berbeda, dan kehadiran dua gitaris baru memberi dampak yang signifikan untuk mereka. “Secara konsep, mungkin lebih mengedepankan pendewasaan Humiliation dalam bermusik. Masih dalam warna technical yang cukup cozy untuk didengarkan,” ungkap Adam.
Album ini sudah melewati proses rekaman yang dilaksanakan di Masterplan Studio, Bandung. Spesialnya, Humiliation menggandeng seorang produser musik metal asal Amerika Serikat untuk proses mixing and mastering yang masih dirahasiakan. Selain itu, Humiliation pun akan berkolaborasi dengan beberapa musisi tamu lainnya. Rencananya, album ini akan dirilis di awal tahun 2018 dengan Armstretch Records sebagai label yang akan menaunginya.
Foto milik Humiliation Official, diambil dari rilisan pers
Comments (0)