‘’Selalu Ada’’, Buah Karya Closehead Dengan Formasi Terkini

‘’Selalu Ada’’, Buah Karya Closehead Dengan Formasi Terkini

Foto/artwork didapatkan dari rilisan pers Closehead

Lagu ‘’Selalu Ada’’ membawa hal-hal sederhana dalam kehidupan yang diharapkan mampu menjadi “penyemangat dan pengingat” bahwa sejatinya hidup harus saling menguatkan.

Sebuah siklus serta dinamika naik turun dalam hidup menjadi satu hal yang kiranya tidak pernah luput dari kehidupan manusia mana pun, dimana pun. Tak terkecuali para personil Closehead, yang dengan segala sensivitas kreasinya merespon permasalahan itu menjadi sebuah karya. Dengan output yang menguatkan bagi pendengar, Closehead kemudian menjadi sebuah band dengan karakternya yang relate dengan semangat anak muda untuk terus berjalan.

Lewat single berjudul ‘’Selalu Ada’’, Closehead yang kini digawangi oleh Vicky Stefanus (bass/ vokal), Bharata Pratama (gitar), dan Randy Mandagi (gitar) ini menandai perjalanan baru Closehead, usai sang drummer Ijan Mandagi memutuskan untuk keluar, dan untuk saat ini diisi oleh Obo dari band Sendal Jepit.

Lebih jauh berkisah tentang lagunya, menurut rilisan pers yang DCDC terima, lagu ini dilatari oleh kerinduan akan sosok yang mampu menguatkan serta mendengarkan segala keluh kesah yang kita/mereka rasakan. Ringkasnya, lagu ini membawa hal-hal sederhana dalam kehidupan yang diharapkan mampu menjadi “penyemangat dan pengingat”, bahwa sejatinya hidup harus saling menguatkan, dan saat ada yang terjatuh dan terpuruk maka jadilah sosok yang mampu kembali membangkitkan.

Pesan yang ingin disampaikan Closehead melalui singel “Selalu Ada” ini, bahwa Closehead akan selalu ada, selalu berkarya, dan menjadi sebuah kebangkitan baru untuk mempersatukan kembali khalayak ramai, serta mensejahterakan kembali divisi musik rock yang sempat tenggelam oleh kopi senja dan lirik-lirik satir.

Single yang didapuk sebagai karya perdana Closehead pada formasi terbaru saat ini, merupakan hasil buah pemikiran Vicky Stefanus baik dalam segi lirik maupun aransemen musik, di mana hal tersebut makin dilengkapi dengan sentuhan distorsi gahar dari Bharata Pratama dan Randy Mandagi, yang bertanggung jawab untuk urusan riff-riff menarik dalam lagu ini.

Sedikit kilas balik tentang perjalanan Closehead. Terbentuk di Bandung pada tanggal 18 Januari 1997, pada awalnya musik Closehead banyak dipengaruhi oleh band-band mancanegara yang mengerucut pada genre Melodic Punk seperti Not Available, MXPX, Blink-182 dan lain-lain. Memasuki 23 tahun perjalanan di belantika musik independen, kini Closehead menjadi lebih segar dan berani bereksperimen dalam segi lirik dan aransemen musik.

BACA JUGA - Lebih Kurang Satu Dekade Hiatus, jollyjvmper Kembali Dengan Single “2002”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner