Shoegazer Veteran, Damascus Akhirnya Merilis Album Debut
Sumber foto : Instagram Damascus
Setelah memberi tanda kepastian lewat demo dan single, unit shoegazer yang dulu muncul di medio 2007-an asal Jakarta itu, baru saja merilis album debutnya dibawah label Anoa Records.
Maraknya penjamuran unit shoegazer belakangan ini di Indonesia, mustahil jika tak menyebutkan Damascus adalah generasi awal yang mempopulerkan semangat bermusik ala Slowdive dan My Bloody Valentine (MBV) itu di Indonesia. Muncul di medio 2007-an – menghilang tanpa status yang jelas – akhirya di 2018 album debut mereka bertajuk Superblaster, telah dirilis oleh label sang basisst-nya, Anoa Records.
Superblaster sendiri mempunyai 9 track yang cukup layak untuk disimak. Dikatakan demikian, karena di album ini cakrawala akan sound shoegaze yang biasanya cenderung bertempo lambat dan noise yang bersifat depresi, mampu dileburkan dengan elemen-elemen musik yang berani. Jika dikaitkan dengan band-band seangkatan Slowdive, atau MBV, Damascus lebih cenderung mengambil ketukan ala Swerdriver atau Chapterhouse. Tapi tak seakan-akan meniru, melainkan mereka punya cara tersendiri dalam memainkannya dan memliki nilai di tiap pergantian lagu ketika didengarkan.
Jauh sebelum album debutnya lahir, Damascus lebih dulu merilis single-single. Dari sekian single itu, salah satu diantaranya ada yang paling dikukuhkan oleh band asal Jakarta ini – juga masuk dalam Superblaster berjudul “Slightest” juga pernah masuk dalam kompilasi Indonesia Shoegazer Compilation rilisan Anoa Records. Dalam album kompilasi itu, banyak band-band shoegazer lokal yang mempunyai talenta baik, lebih tepatnya alternatif rock-lah. Maka tak salah jika saat ini, kompilasi itu sangat dicari dan harganya dibandrol cukup mahal dari harga awalnya.
Saat ini, keseluruhan materi Superblaster telah dirilis di layanan musik streaming. Menyusul setelahnya, format cakram padat (CD) akan dirilis oleh sang label, Anoa Records. Kebangkitan baru akan ranah musik alternatif yang segar, baru saja ditonjolkan oleh Damascus, jika tak percaya akan hal itu simaklah tautan dibawah ini.
Comments (0)