Tentang Sergapan Hingga Kematian, "Sancamara" dari Surkensonik
Unit sonik rock/psychedelic rock/experimental rock asal Tangerang, Surkensonik melepas single kedua mereka yang bertajuk "Sancamara". Ini merupakan karya setelah "Kala" dirilis pada November 2019 lalu. Kata "Sancamara" merupakan kiasan dari arti menyergap, menyamar, menyerang hingga menyebabkan kematian.
"Sancamara" merupakan gabungan dari dua kata: "sanca" dan "mara". Sanca adalah jenis ular piton yang merupakan predator penyergap, yang mana digambarkan oleh Surkensonik merupakan makhluk yang sabar menanti mangsanya sembari menyamar di antara dedaunan atau serasah, lalu tiba-tiba menyerang mangsa yang lengah di hadapannya. Sementara mara berarti mati dalam bahasa Sanskrit.
Riff lagu ini diciptakan oleh Alex Gurion (vokal & gitar) dengan sedikit paduan riff dari salah satu mantan founder Surkensonik, Rendi Jams. Imajinasi Ariel Shomron (vokal & drum) ketika mendengarkan lagu ini mengarah pada film Stranger Things. Riff-nya bernuansa gelap dan mengerikan, menimbulkan rasa takut tapi di waktu yang sama harus mengalahkan rasa takut itu. Menurut mereka, lagu ini mengajak para penikmat musik untuk berdansa di dalam kegelapan yang menakutkan, seperti akan diserang oleh sebuah pemangsa, tapi kita harus melawan.
Alex dan Ariel berduet untuk menyelesaikan materi "Sancamara" dan memainkan semua alat musik. Mereka juga mendapat tambahan melodi dari Beby Fisher (Aestees, Durant Club) yang menurut Surkensonik menambah warna dan membuat lagu ini terdengar semakin matang.
Comments (0)