‘The Best Of’, Sebuah Manifestasi Buah Pikir Band Satu Orang, Mooikite
Sumber foto : Press release Mooikite
Mooikite adalah proyek musik yang membawa suara jujur dan kasar sentuhan sains, dan kemanusiaan menjadi gurat gitar, teriakan liris, cerita melamun, semacam ramalan / paradoks dan ketukan.
Bagai terjebak di pasir hisap
Rasa ingin terbebas...
Selaras larut dalam perayaan Cassete Store Day yang jatuh pada tanggal 13 Oktober 2018 lalu, Mooikite edarkan album terbarunya dalam format kaset berjudul "The Best Of". Sedangkan untuk format digital melalui kanal musik streaming, sudah dapat didengar mulai 4 November 2018. Dilansir dalam rilis pers kepada redaksi djarumcoklat.com, album ini bukanlah kumpulan lagu-lagu Mooikite sebelumnya, namun lebih ke multi-interpretasi manifestasi buah-buah pikiran Ryan Ka (vokal dan gitar), manusia dibalik Mooikite. Moniker yang dipakainya sejak tahun 2007, kali ini beralih memainkan chord menjadi lebih sederhana dan sound mentah namun matang penuh perhitungan. Pendewasaan. Singkatnya begitu.
Hal lain yang perlu diapresiasi adalah, eksperimen nya dengan lirik-lirik berbahasa Indonesia yang gencar dibahas belakangan ini di berbagai talkshow. Kemunculan Ryan Ka memang penuh misteri, seakan - akan muncul entah dari 'pintu' yang mana. Unjuk gigi dengan gitar sebagai senjata tempur nya. Post Punk yang halus sedikit seperti Josef K, metode "berlapis" dan aneh, serta soundscape berdistorsi seperti pengalaman lucid dream - jika perlu megutip tulisan Indrakult dalam rilis pers Mooikite. "The Best Of" membangkitkan 'rasa'. Pengalaman inderawi dengan dimensi musik yang berbeda dari karya-karya sebelumnya. Potongan teka-teki yang menjadikan album ini sangat mendalam entitas nya, sedikit bergema dan mimpi yang tak kunjung usai, atau belum usai. Mooikite sekarang berjalan ke tepi waktu dan melihat setiap single kedermawanan di alam semesta.
Comments (0)