The Eastigers Bercerita Tentang Kematian di Single “Dead is Real”

The Eastigers Bercerita Tentang Kematian di Single “Dead is Real”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers The Eastigers

Semua umat manusia secara umum mempercayai dan meyakini bahwa kehidupan setelah kematian itu benar adanya. Kita semua akan menuju kesana (kehidupan yang abadi) kematian itu nyata! Selamat datang kematian!

The Eastigers merupakan band Rock n Roll Punk asal Bandung yang terbentuk tanggal 18 Desember 2011. Terinspirasi dari ikon kota Bandung, yaitu ‘Maung Siliwangi’ dan semua personil yang berdomisili di Timur kota Bandung, menjadikan alasan dasar utama tercetusnya nama The Eastiger. Dimotori oleh Yuswan Gabba (vokal), Fery Tiger (gitar), Imam Cabik (bass), Subchan Bizzaro (drum) dan personil terbaru mereka Akbar Bizzaro (gitar) yang awalnya hanya menjadi additional player di setiap panggungnya.

The Eastigers merilis album perdananya tahun 2013 di bawah bendera Bandworm Jerman Records dengan self titled album. Selang dua tahun paska merilis album perdananya, The Eastigers telah menyelesaikan proses rekaman hingga mixing mastering materi album kedua mereka. Namun, nampaknya meski secara materi telah siap mereka masih menunggu dirilis oleh label luar negeri yang tertarik.

Pada awal tahun 2022 ini The Eastigers merilis single yang berjudul “Dead Is Real” yang direkam di MM Studio. Di lagu ini The Eastigers mencoba meramu sound dan musik yang berbeda dari lagu-lagu di album The Eastigers sebelumnya. Sound gitar yang lebih menghentak, sedikit sentuhan surf dan dibagian reffrain vokal yang disajikan lebih anthemic.

Secara penulisan, lagu “Dead is Real” ini bercerita tentang mereka dan semua umat manusia secara umum yang mempercayai dan meyakini bahwa kehidupan setelah kematian itu benar adanya.

“Kita semua akan menuju kesana (kehidupan yang abadi), kematian itu nyata! Selamat datang kematian!”

Itulah pesan yang coba The Eastigers sampaikan melalui lagu “Dead is Real”. Berbeda dengan band Rock n’ Roll Punk kebanyakan, The Eastigers mencoba membahas soal kehidupan dan keyakinan mereka lebih mendalam. Atas dasar pengalaman dan perjalanan hidup The Eastigers mencoba hal baru tanpa menghilangkan identitas dan ciri khasnya.

BACA JUGA - Fightout Rilis Musik Video Eksklusif di Bioskop

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner